Data 1 s/d 10 dari 142 
1
                           
Ditulis oleh: Administrator pada Selasa, 9 Juni 2015 07:52:58

Pemeran tokoh film Superman yang sangat terkenal yaitu Christopher Reeve memang telah tiada. Namun ia meninggalkan sebuah kisah keharmonisan keluarga yang menjadi inspirasi bagi banyak keluarga di dunia ini, termasuk tokoh-tokoh dunia seperti Hillary Clinton dan suaminya yaitu Bill Clinton.
Sang Superman menikah dengan Dana, wanita yang ia cintai pada tahun 1992 dan melahirkan putera mereka yang bernama William. Namun, di usia ke-3 pernikahan mereka, Christ jatuh dari kuda dan menjadi cacat total. Tentunya hal itu membuat Christ menjadi putus asa dan sering ingin mengakhiri hidupnya. Di sinilah ujian kesetiaan mereka diuji oleh Tuhan. Dana tidak pernah putus asa akan keberadaan suaminya. Ia dengan setia menjalani hari-harinya dengan merawat suami tercinta yang cacat, yang harus terus menerus dibantu bahkan yang kecewa dan pesimis akan hidupnya. Dana tidak pernah menyerah. Ia tidak mundur ataupun menyesali nasibnya. Tetapi justru ia senantiasa berada di sisi Christ untuk memberikan semangat hidup dan menunjukkan cintanya. Tentu...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Jumat, 5 Juni 2015 09:08:53

Ibrani 12:15
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Pemahaman arti kata akar pahit
Sebuah kata dalam bahasa Yunani yang menjelaskan hal ini adalah kata "pikria" yang berasal dari akar kata "pik" artinya “ runcing atau tajam”. Ini mengacu pada sesuatu yang memotong dan tajam.
Dalam Kamus Alkitab Yunani-Indonesia karangan Barclay M. Newman Jr, kata akar pahit ini mengacu pada beberapa pengertian seperti: “menjadi pahit, bertingkahlaku keras, iri hati, dengki dan sakit hati”.
Peter Wongso dalam Eksposisi Doktrin Alkitab – Surat Ibrani menerangkan "akar pahit" ini sebagai “empedu pahit; kepahitan karena rasa tidak puas; ‘serapah’ sebagai akibat dari kebencian di dalam hati.”
Dari beberapa penjelasanan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa akar pahit adalah “sesuatu yang tajam/runcing (iri hati, sakit hati, dengki bahkan kebencia...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Febuari 2015 06:14:12

Yohanes 9 : 4
“Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.”

Hidup didunia sementara tidak kekal
1 Petrus 1 : 24
“Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,”

Musa mengatakan bahwa kehidupan manusia setelah eranya 70 th s/d 80 th
Mazmur 90 : 9 – 10
“Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu, kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh. Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.” Kita harus mempergunakan Kesempatan selama masih ada waktu karena akan datang malam

a. Kesempatan untuk selalu hidup mencari Allah
Mazmur 105 : 4 - 5
“Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Ny dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,”
Filipi 1 : 21
...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Sabtu, 17 Januari 2015 08:02:55

 

Ibrani 12:15
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Pemahaman arti kata akar pahit

Sebuah kata dalam bahasa Yunani yang menjelaskan hal ini adalah kata "pikria" yang berasal dari akar kata "pik" artinya “ runcing atau tajam”. Ini mengacu pada sesuatu yang memotong dan tajam.
Dalam Kamus Alkitab Yunani-Indonesia karangan Barclay M. Newman Jr, kata akar pahit ini mengacu pada beberapa pengertian seperti: “menjadi pahit, bertingkahlaku keras, iri hati, dengki dan sakit hati”.
Peter Wongso dalam Eksposisi Doktrin Alkitab – Surat Ibrani menerangkan "akar pahit" ini sebagai “empedu pahit; kepahitan karena rasa tidak puas; ‘serapah’ sebagai akibat dari kebencian di dalam hati.”
Dari beberapa penjelasanan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa akar pahit adalah “sesuatu yang tajam/runcing (iri hati, sakit hati, dengki bahkan kebencian dan tingkah laku keras) yang dapat melukai...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Jumat, 5 Juni 2015 09:10:09

 

1. Andalkan Tuhan
Amsal 3:5-6 berkata, "Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."
Sertakan Tuhan di dalam segenap pekerjaanmu karena banyak yang harus kita kerjakan tetapi tidak diajarkan di bangku sekolah dan banyak yang terjadi yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

2. Carilah pengetahuan
Amsal 19:2 berkata, "Tanpa pengetahuan, kerajinanpun tidak baik ; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah".
Ilmu pengetahuan, cara bekerja yang benar & efisien perlu kita cari. Jangan sungkan belajar dan meminta petunjuk jika tidak mengerti.
Amsal 19:20 menambahkan, "Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan."

3. Rajin dan cekatan
Hanya orang rajin dan cekatan yang akan diingat oleh pimpinannya, terutama waktu menetapkan promosi jabatan dan kenaikan gaji.
Amsal 10:4 berkata, "Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya".
Amsal 14:23"Dalam t...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Febuari 2015 06:13:29

Lidah itu kecil, tetapi pengaruhnya sangat besar :
Yakobus 3:5
Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.
Yakobus 3 : 3
Menggambarkan lidah itu kuat, seperti kekang pada mulut kuda dan bisa mengendalikan kuda itu untuk menuruti kemauan kita.
Yakobus 3 : 4
Memberikan ilustrasi kepada kita ; kapal air yang amat besar sekalipun arah dan tujuannya itu ditentukan hanya oleh kemudinya yang amat kecil. Demikian juga dengan lidah kita, bagian yang kecil dari tubuh kita itu sanggup membuat perkara besar yang menentukan nasib manusia.

LIDAH BAGAIKAN API
Api itu panas, demikian juga lidah. Api bisa merusak dan menghancurkan. Gosip dan firnah bisa merusakkan hubungan dengan orang lain. Kata-kata kasar akan terasa panas ditelinga bagaikan api. Gosip akan menjalar dengan cepat bagaikan api yang menghanguskan. (Yakobus 3: 5B-6)

LIDAH SANGAT BUAS
Yakobus mengatakan bahwa semua binatang bisa dijinakkan dan telah dijinakkan oleh ...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Febuari 2015 06:12:38

Kata ‘murid’ dalam bahasa Yunani disebut mathetes yang secara harafiah berarti ‘orang yang belajar’ (dari kata: methano, yang artinya: belajar) atau ‘orang yang mengikuti pelajaran seseorang’. Dalam hal ini, ia merupakan ‘duplikat’ atau ‘imitasi’ gurunya. Di dalam bahasa Inggris kata ‘murid’ adalah disciple, yang diturunkan dari bahasa Latin: discipulus, yang di dalamnya terkandung arti: seorang ‘pengikut yang setia’.

Murid adalah orang yang selalu bersama-sama dengan gurunya di manapun gurunya berada. Tapi, seorang pengikut hanyalah orang yang ada dan bersama-sama dengan gurunya pada saat-saat tertentu. Yesus memiliki banyak pengikut, tapi yang menjadi murid-Nya hanyalah dua belas orang yang akhirnya menjadi rasul-rasul, kecuali Yudas yang mengkhianati Dia.

Di dalam Kitab Kisah para Rasul juga disebutkan bahwa ketika firman Tuhan menyebar, jumlah murid bertambah banyak (lihat Kisah para Rasul 6:7). Pertobatan pertama yang terjadi di Yerusalem menghasilkan petobat sebanyak 3000 jiwa yang kesemuanya memiliki cara hidup sebagai murid. Firman Tuhan di Kisah para Rasul 2:41-47 mengatakan ...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Febuari 2015 06:11:30

 

Banyak orang percaya melihat rumah mereka tidak sesuci dan ”sepenting” gereja. Banyak orang kristen telah mengabaikan peran penting rumah sebagai sumber berkat Tuhan.Padahal dalam banyak teks di Perjanjian Lama, Tuhan sering berkata tentang berkat di dalam rumah umat-Nya! Mis. Ul. 6:4-9; Bil.18:31;Ul.12:7.
Itu artinya Tuhan memandang rumah dan keluarga sebagai hal yang amat penting!
Tuhan memulai kehidupan manusia dengan perkawinan dan keluarga. Komunitas pertama yang Tuhan bangun adalah keluarga dan rumah tangga!
Jadi, rumah (dimana di dalamnya keluarga tinggal) adalah sesuatu yang sangat penting.
Oleh sebab itu kita perlu tahu bagaimana agar rumah (keluarga) kita diberkati Tuhan!
BAGAIMANA MENDATANGKAN BERKAT TUHAN ATAS RUMAH KITA

1. Jadikan rumah anda sebagai ”rumah Tuhan” – Maz.101:2 ”Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku.”
Selama ini kita sering salah kaprah menilai bahwa rumah Tuhan itu hanya gereja. Tapi sebenarnya rumah dimana kita tinggal pun adalah rumah Tuhan. Artinya, ”temp...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Febuari 2015 06:09:17

 

Amsal 31 : 25b : “ia tertawa tentang hari depan.”

Tujuan universal manusia adalah Hidup damai dan bahagia.
Tapi dalam kondisi dunia seperti sekarang ini, banyak orang mengalami kekawatiran, bingung, putus asa , stress dan depresi.
Kaum wanita diperkirakan mempunyai peluang untuk stress 1 ½ x lebih besar dari kaum pria ( wanita lebih perasa, mengatur RT ). C/ Oprah show
Setiap orang pasti pernah merasa sedih, bingung, kuatir, putus asa, ini semua adalah hal yang wajar. Tapi jangan sampai semua ini berkelanjutan dan membuat kita mengalami stress berat / depresi.

Depresi ( BI ) : Gangguan jiwa pada seseorang dengan ditandai merosotnya perasaan ( muram, sedih, tertekan ).

Ada beberapa teori tentang depresi :

- Kemarahan yang menyerang balik didalam diri seseorang.
- Disebabkan oleh suatu kehilangan ( orang yang dikasihi, pekerjaan )
- Teori The Learned Helpleness :disebabkan perasaan pesimis dan putus asa.
- Monoamine Hypothesis : Adanya ketidak seimbangan kimia ( Monoamin : se...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Sabtu, 17 Januari 2015 07:58:30


Apakah ciri-ciri burung rajawali?
Ciri yang utama dan terutama yaitu tidak takut badai.
Burung rajawali malah menantikan datangnya badai. Dia akan mengembangkan sayapnya, memperhatikan dengan pandangan visinya, kapan badai datang. Sebab dia akan menghadapinya dan menggunakan badai itu untuk melambung tinggi. Burung rajawali tidak mengepak-ngepakkan sayapnya, tetapi dia mengembangkan sayapnya.
Burung rajawali tidak seperti ayam atau anak ayam. Ayam atau anak ayam penciumannya tajam, mereka tahu saat akan datang badai. Mereka ribut berkotek-kotek, menciap-ciap, bingung lari kesana kemari, sambil mengepak-ngepakkan sayapnya mencari tempat persembunyian untuk berlindung terhadap badai. Apabila badai datang mereka bisa menjadi korban, sebab mereka lemah, tak berdaya, dia menjadi victim badai. Lain dengan
burung rajawali, dia tidak menjadi victim, tetapi menjadi victor, pemenang, terbang mengatasi badai.
Ciri apa lagi yang dimiliki burung raja...  Baca selengkapnya

Data 1 s/d 10 dari 142 
1