DEPRESI
Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Febuari 2015 06:09:17


 

Amsal 31 : 25b : “ia tertawa tentang hari depan.”

Tujuan universal manusia adalah Hidup damai dan bahagia.
Tapi dalam kondisi dunia seperti sekarang ini, banyak orang mengalami kekawatiran, bingung, putus asa , stress dan depresi.
Kaum wanita diperkirakan mempunyai peluang untuk stress 1 ½ x lebih besar dari kaum pria ( wanita lebih perasa, mengatur RT ). C/ Oprah show
Setiap orang pasti pernah merasa sedih, bingung, kuatir, putus asa, ini semua adalah hal yang wajar. Tapi jangan sampai semua ini berkelanjutan dan membuat kita mengalami stress berat / depresi.

Depresi ( BI ) : Gangguan jiwa pada seseorang dengan ditandai merosotnya perasaan ( muram, sedih, tertekan ).

Ada beberapa teori tentang depresi :

- Kemarahan yang menyerang balik didalam diri seseorang.
- Disebabkan oleh suatu kehilangan ( orang yang dikasihi, pekerjaan )
- Teori The Learned Helpleness :disebabkan perasaan pesimis dan putus asa.
- Monoamine Hypothesis : Adanya ketidak seimbangan kimia ( Monoamin : serotonin, epinephrine, NE). Zat ini membantu sel neuron dalam SSP untuk mengirim impuls listrik yang benar.

Jadi Depresi merupakan gangguan yang berlangsung cukup lama disertai dengan gejala-gejala dan tanda-tanda spesifik yang secara substansial mengganggu kewajaran sikap dan tindakan seseorang atau yang menyebabkan kesedihan yang amat sangat.
Depresi : - Tidak mengenal golongan ( kaya / miskin , ras, Kristen / non kristen )
C/ RS jiwa
- Tidak mengenal jenis kelamin
- Tidak mengenal usia
Depresi pada anak dan remaja meningkat drastis dalam 50 th terakhir ini ( berita di TV ).
Pada remaja 2x lebih banyak dari anak-anak.
Penyebab depresi psykologis yang paling penting pada anak-anak :
- Kurangnya kasih sayang dari orang tua
- Perilaku ortu yang kurang bijaksana :
- anak merasa ditolak / tidak diperdulikan / anak emas
- Kurang menyatakan secara terang-terangan kasih yang mereka rasakan ( jarang memuji, memberi dorongan ) , perlu komunikasi.
- Mengkoreksi anak dengan caci maki ( bodoh, tolol )
- Membanding-bandingkan dengan anak lain
- Menuntut niali ulangan yang tinggi.
Semua ini akan tertanam dalam diri si anak bahwa dia tidak dikasihi, ditolak, tidak berharga, tidak berguna, mudah kecil hati, pesimis, kurang percaya diri. Hal ini akan terus dibawanya sampai dewasa sehingga dia merasa menjadi orang yang tidak berharga / berguna.
Jadi yang terpenting bagi seorang anak adalah bagaimana dia bisa mencapai kedewasaan dengan tingkat penyesuaian emosi dan rohani yang tinggi. ( bagaimana cara mengatasi masalah ).

Ada 3 tipe depresi :
Reaksi Depresif :
- Muncul karena situasi / kejadian yang traumatis dalam hidup.
- Tidak membutuhkan pengobatan medis.
- Berlangsung 2 minggu – 6 bulan

Dysthymia :
- Perasaan sedih yang tidak tertahankan.
- Frekuensinya lebih sering dan berlangsung sampai 2 tahun.
- Memiliki 2 gejala / lebih: - tidak mau makan, insomnia / hypersomnia, sering lelah, percaya diri rendah, sulit konsentrasi, putus asa.

Depresi berat :
- Membuat seseorang tidak mampu berfungsi secara normal dalam masyarakat dan dapat berakhir bunuh diri.
- Memiliki 4 gejala / lebih : Perasaan bersalah, putus asa, tidak berguna ; kesedihan yang berkelanjutan / pesimis ; sulit konsentrasi ; kehilangan semangat / kesenangan ; insomnia / terbangun pagi-pagi sekali /terlalu banyak tidur ; kelelahan ; bergerak / berbicara lamban ; mudah bingung dan sering marah.

Penyebab ;
Kombinasi beberapa faktor :
- Bawaan / keturunan
- Yang berkaitan dengan perkembangan ( kehilangan )
- Psykologis ( stress. Tekanan batin )

Sumber frustasi yang terbesar adalah tidak adanya hubungan yang vital dengan Allah.

Terapi :
- Selain obat-obatan yang terpenting kita harus tahu akar permasalahannya ( lebih banyak berkomunikasi, ngobrol ). C/ Endah
- Kita bawa kepada pembaharuan rohani

Filipi 4: 6 -7: Jangan kamu kuatir …..
Kuatir menyebabkan kita sulit tidur, tidak dapat beristirahat, sulit konsentrasi, tidak dapat berdoa terus menerus gangguan
• Arahkan perhatian kepada Yesus bukan kepada masalah.
Ibrani 12 : 1 – 3
- Menanggalkan beban dan dosa
- Berlomba dengan tekun
- Mata tertuju pada Yesus
- Ingat selalu akan Dia supaya kamu jangan lemah dan putus asa.
Kita harus tampil sebagai pemenang, penghalang terbesar adalah pencobaan, masalah yang ingin membuat kita menyerah dan jatuh kedalam dosa.
• Berdoa
I Petrus 5 : 7
- Lewat doa kita menyerahkan segala kekuatiran dan masalah kita.
- Bersekutu dengan Allah, berkomunikasi dengan Allah
Filipi 4 : 13 : Allah yang memberi kekuatan.
• Bersyukur
Saat kita stress kadang kita lupa akan segala hal yang sudah dikerjakan Allah dalam hidup kita, kita hanya merasa Allah meninggalkan kita.
Filipi 4 : 6 – 8
Menghilangkan pikiran –pikiran negatif

“ Keputusasaan adalah lawan dari iman. Ia merupakan senjata iblis untuk menggagalkan pekerjaan Allah dalam kehidupan kita. Keputusasaan membutakan mata kita terhadap kemurahan Allah dan membuat kita hanya melihat keadaan – keadaan yang tak menguntungkan. Aku tak pernah menjumpai seorang yang menyediakan waktu untuk berdoa dan mempelajari Firman Allah setiap hari, dan yang beriman kuat mengalami keputusasaan berlarut-larut “

"Selamat pagi, selamat beraktifitas. Maju terus, andalkan Tuhan dan selalu berkarya bagi kemuliaan nama Tuhan. Gbu"