Data 121 s/d 130 dari 143                         
13
   
Ditulis oleh: pada Kamis, 5 Desember 2013 02:06:13

Hidup kita bagaikan
sebuah buku Diary.

Cover depannya adalah hari
kelahiran.
Cover belakang adalah hari
kematian.

Kita tidak menentukan kapan diary
itu mulai ditulis,
dan kita pun tidak tahu kapan ia
akan habis.

Yang perlu kita ketahui hanyalah :
Kita semua adalah penulisnya.
Lembaran halamannya ialah
tiap-tiap hari yang kita jalani.
Yang tertulis ialah sikap, perkataan,
dan perbuatan kita setiap hari.

Ada diary yang tebal, ada yang tipis
sekali.
Ada yang isinya menarik dibaca, ada
yang tidak sama sekali.
Dan semua yang sudah tertulis, tidak
dapat dihapuskan lagi.

Namun, seburuk apapun halaman
yang kita tulis,
selalu ada halaman baru, yang
putih dan bersih.
Karena seburuk apapun hari-hari yang
dulu,
Tuhan selalu sediakan hari-hari yang
baru.

Setiap hari kita selalu diberikan-
Nya kesempatan baru,
utk menuliskan sesuatu, yang lebih
...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

Dr. Lin Ting Tung adalah orang Taiwan pertama yang menjadi dokter dan menjadi Kristen. Ini terjadi pada akhir abad ke-19. Ia bekerja di rumah sakit kecil yang dirintis oleh Dr. Maxwell, seorang misionaris Inggris. Ketika itu tingkat kesehatan masyarakat di Taiwan sangat rendah dan cara pengobatan masih sangat sederhana.

Pada suatu hari seorang anak datang ke rumah sakit itu dan meminta obat untuk ibunya yang sedang demam akibat malaria. Anak ini berjalan lebih dari dua jam dari desanya ke rumah sakit melalui jalan setapak melewati hutan dan sawah.

Ketika nama ibunya dipanggil, anak ini langsung bangkit dari bangkunya, meraih botol obat dan bergegas pulang. Sore harinya pukul lima , ketika kamar obat akan ditutup, seorang perawat tampak bingung dan berbisik,"Dokter Lin,botol obat untuk pasien malaria masih ada disini. Tetapi ada satu botol yang hilang. Isinya disinfektan."

Dr. Lin terkejut, diperiksanya botol yang tertinggal, benar isinya obat malaria. Jadi, anak tadi membawa botol yang salah!

Botol-botol dikamar obat itu memang berbentuk...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

Jenis Mukjizat

Penyembuhan

Kebanyakan keajaiban yang tertulis dalam Perjanjian Baru adalah yang menyangkut penyakit dan cacat. Injil memberikan gambaran yang bervariasi dalam tiap episode, kadangkala Yesus menyembuhkan hanya dengan mengatakan beberapa kata, atau dengan meletakkan tanganNya, dan lainnya menggunakan benda lainnya (seperti ludah atau lumpur).[1] Mukjizat-mukjizat itu umumnya dicatat dalam ketiga Injil Sinoptik, dan beberapa juga di Injil Yohanes.

Pengusiran setan

Menurut Injil Sinoptik, Yesus melakukan banyak pengusiran setan dari orang-orang yang kerasukan setan. Mereka dicatat dalam ketiga Injil S...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

Namanya BAI FANG LI. Pekerjaannya adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya.

Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya untuk bersekutu dengan Tuhan. Dia melalang di jalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam.

Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jal...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

Setiap orang ingin sukses. Tetapi ternyata tidak semua orang dapat menangani kesuksesan. Ada yang mencapai GOOD SUCCESS dan ada BAD SUCCESS:

1. Bad Success diperoleh dengan MELANGGAR PRINSIP KEBENARAN. Banyak orang sukses tapi mengabaikan prinsip kebenaran dan nurani. Mereka mengorbankan integritas. Melihat orang lain berhasil dengan melakukan cara-cara yang tidak benar, mereka berkata “Semua orang melakukannya, jadi mengapa tidak?”

2. Bad Success MENGORBANKAN ORANG LAIN. Ada pepatah Jawa mengatakan “menang tanpa ngasorake” atau menang tanpa merendahkan orang lain. Sukses dengan mengorbankan orang lain melalui politik kantor atau mengabaikan keluarga, bukanlah sukses: rumah penuh harta tapi tidak harmonis, anak-anak yang berontak karena orang tua tidak ada perhatian, kantor rawan perpecahan dll. Sukses adalah bila semua sama-sama maju dan berhasil.

3. Bad Success membawa KESOMBONGAN, menganggap keberhasilan ini karena kekuatannya sendiri. Ia merendahkan orang yang tidak bisa mencapai posisinya dan mendewakan orang yang lebih sukse...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

Menyambung pemikiran kemarin mengenai “eternal values” dan “worldly values.” Berikut ini beberapa keuntungan bila Anda memiliki “eternal values”:

REAL FULFILLMENT. Memiliki “eternal value” berarti memiliki pandangan yang tepat terhadap kehidupan, karena manusia pada dasarnya adalah manusia rohani. Bila Anda mendasarkan hidup Anda pada hal yang jasmani, hingga kapanpun tidak akan ada kepuasan yang sejati. Orang berpikir bahwa mereka akan bahagia bila mendapatkan status, kekuasaan, popularitas, kekayaan. Tetapi ternyata mengejar hal itu hanya menuju pada kekosongan. Pernah dengar “life is empty at the top”? Sudah jauh-jauh dan susah-susah mengejar posisi puncak, ternyata hanya kebosanan yang dijumpai di sana. Tuhan telah menanamkan “kekekalan” dalam hati manusia. Keinginan manusia yang terdalam adalah cinta kasih, damai sejahtera dan suka cita, yang tidak ada hubungannya dengan mendapatkan semua hal-hal material yang dunia tawarkan.

HIDUP TANPA KHAWATIR. Banyak tekanan dari teman maupun lingkungan untu...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

Bola basket dalam tanganku berharga $19.
Bola basket dalam tangan Michael Jordan berharga $33 juta.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Baseball dalam tanganku berharga $6.
Baseball dalam tangan Mark McGuire berharga $19 juta.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Raket tenis tak ada gunanya dalam tanganku.
Raket tenis dalam tangan Venus Williams menghasilkan kemenangan dalam kejuaraan dunia.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Tongkat dalam tanganku menghalau binatang buas.
Tongkat dalam tangan Musa membelah lautan luas.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Ketapel dalam tanganku merupakan mainan anak-anak.
Ketapel dalam tangan Daud merupakan senjata dahsyat.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Lima roti dan dua ikan dalam tanganku menjadi beberapa potong roti isi.
Lima roti dan dua ikan dalam tangan Yesus memberi makan ribuan orang.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Paku-paku dalam tanganku menghasilkan sangkar bur...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dgn rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu. Ia membungkuk dan menggerutu kecewa. “Uh, hanya sebuah koin kuno yg sudah penyok.” Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank.

“Sebaiknya koin in dibawa ke kolektor uang kuno”, kata teller itu memberi saran. Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai 30 dollar.

Lelaki itu begitu senang. Saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral. Dia pun membeli kayu seharga 30 dollar untuk membuat rak buat istrinya. Dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu bermutu yang dipanggul lelaki itu. Dia menawarkan lemari 100 dollar untuk menukar kayu itu. Setelah setuju, dia meminjam gerobak untuk membawa pulang lemari itu.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita melihat lemari yang indah itu da...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

1 Korintus 9:24
Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!

Firman Tuhan mengatakan bahwa hidup ini seperti gelanggang pertandingan. Kalau kita ingin menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut, maka ada tiga hal yang harus kira taklukkan.

1. Jarak.

Secepat apapun seorang pelari berlari, tetapi jika tidak menyelesaikan jarak yang ditentukan, maka ia tidak dapat disebut sebagai seorang pemenang. Itu berarti dalam kehidupan, kita harus konsisten berjuang sampai garis finish.

2. Waktu.

Apabila jarak yang ditentukan dapat diselesaikan, tetapi dengan waktu yang lebih lambat dari pelari yang lain, ia juga tidak dapat disebut sebagai seorang pemenang. Demikian juga dengan kehidupan kita. Kita harus dapat menggunakan waktu seefisien mungkin, dengan tidak menyia-nyiakan waktu untuk hal-hal yang tidak berguna dan sia-sia.

3. Sikap diri.

Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Kamis, 5 Desember 2013 12:00:00

Bertahun-tahun dahulu, pada malam hujan badai, seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia. Mencoba menghindari hujan, pasangan ini mendekati meja resepsionis untuk mendapatkan tempat bermalam.

"Dapatkan anda memberi kami sebuah kamar disini ?" tanya sang suami.

Sang pelayan, seorang laki-laki ramah dengan tersenyum memandang kepada pasangan itu dan menjelaskan bahwa ada tiga acara konvensi di kota.

"Semua kamar kami telah penuh," pelayan berkata. "Tapi saya tidak dapat mengirim pasangan yang baik seperti anda keluar kehujanan pada pukul satu dini hari. Mungkin anda mau tidur di ruangan milik saya ? Tidak terlalu bagus, tapi cukup untuk membuat anda tidur dengan nyaman malam ini."

Ketika pasangan ini ragu-ragu, pelayan muda ini membujuk. "Jangan khawatir tentang saya. Saya akan baik-baik saja," kata sang pelayan. Akhirnya pasangan ini setuju.

Ketika pagi hari saat tagihan dibayar, laki-laki tua itu berkata kepada sang pelayan, "Anda seperti seorang manager yang baik yang seharusny...  Baca selengkapnya

Data 121 s/d 130 dari 143                         
13