Data 141 s/d 143 dari 143                             
15
Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Desember 2013 10:35:09

Ada sebuah benih yang tercecer & tidak dipedulikan orang. Benih itu kesepian merasa dirinya tidak berharga. Suatu hari, angin kencang datang, ia terhempas jatuh ke sebuah tanah terbuka & terpanggang di bawah sinar matahari. Ia menangis, sedih, bingung, Mengapa ia harus mengalami hal ini?

Tak lama air hujan turun sebagai ganti terik matahari; kadang gerimis & kadang hujan deras.

Sekian tahun kemudian, ia melihat seorang pengelana duduk di dekatnya, & berkata: Terima kasih TUHAN untuk pohon yang rindang ini, Saya sangat membutuhkan istirahat.

Benih pun berpikir: Apa yg kamu bicarakan ?

Benih itu memang melihat ada beberapa orang duduk di dekatnya dalam beberapa tahun terakhir, namun tak ada yg berbicara seperti itu.

Orang berbicara kepada benih: Kamu Siapa ?

Benih: Ini aku Benih.

Orang : Kamu bukan benih ! Tapi pohon raksasa !

Benih : Benarkah ?

Orang : Ya! Kamu pikir kenapa banyak orang datang ke sini ? Untuk merasakan keteduhanmu ! SADARL...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Desember 2013 10:33:50

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.

Akhirnya si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun - ditutup karena berbahaya), jadi tidak berguna untuk menolong si keledai.

Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian.

Tetapi kemudian semua orang takjub karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur. Si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

Sementara si petani dan tetangga-tetangganya terus menuangkan t...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 4 Desember 2013 10:34:31

Sally baru berumur 8 thn ketika dia mendengar ayah dan ibunya berbicara tentang kakaknya Georgi. Kakaknya sakit dan mereka telah melakukan semuanya untuk menyelamatkan nyawanya. Hanya pengobatan yang sangat mahal yang dapat menolongnya sekarang tapi itu tidak mungkin karena kesulitan keuangan keluarga tersebut.

Sally mendengar ayahnya berkata, hanya mujizat yang dapat menyelamatkannya sekarang. Sally masuk ke kamarnya dan mengambil celengan yang disimpannya, menjatuhkannya ke lantai dan menghitungnya dengan hati-hati. 3 kali dihitungnya hingga benar-benar yakin tidak salah hitung.

Dia memasukkan uang koin tsb kedalam saku sweaternya dan menyelinap meninggalkan rumahnya untuk menuju ke sebuah toko obat. Dengan penuh kesabaran, ditunggunya si apoteker yang tengah sibuk berbicara dengan seorang pria. Si apoteker tidak melihatnya karena dia begitu kecil. Hal itu membuat Sally bosan dan dia menghentak-hentakan kakinya ke lantai untuk membuat kebisingan. Si apoteker melongokkan kepalanya tapi juga tidak melihat si Sally kecil.

Akhirnya dia keluar dan menemui S...  Baca selengkapnya

Data 141 s/d 143 dari 143                             
15