Data 21 s/d 30 dari 142     
3
                       
Ditulis oleh: Administrator pada Senin, 3 November 2014 09:26:18

 

2 TIMOTIUS 1 : 7
“Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban”

Diktator Soviet, Joseph Stalin, mempunyai kebiasaan aneh, atau lebih tepat bila disebut dengan fobia. Untuk alasan keamanan ia mempunyai 8 tempat tidur, dan setiap malam ia memilih tempat tidur itu secara acak supaya tidak ada orang yang dapat menduga di mana ia berada.
Seringkali ketika manusia memikirkan ketakutan maka ketakutan itu akan menguasai kita -- Ayub 3 : 25 – 26 ”Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul."
Kolose 3 : 2 “Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.”

1. KEKUATAN – “DUNAMIS” ( Kesanggupan mengadakan mujijat )
Kekuatan Bertahan, 2 Kor 4 : 7 - 10 “Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekua...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Senin, 3 November 2014 09:25:49

2 Timotius 3 : 1 - 5
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

18. "Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!"

Ibadah yang berkenan kepada Tuhan bukan hanya melakukan RITUAL saja Yesaya 1 : 11 - 16 "Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai. A...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Selasa, 28 Oktober 2014 09:11:36


2 Timotius 3 : 1 - 5
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

14. SUKA MENGKHIANAT προδοται – prodotai
“Bertabiat pengkhianat / Khianat adalah perbuatan tidak setia, tipu daya,
perbuatan yang bertentangan dengan janji, sedangkan pengkhianat adalah orang yang berkhianat, orang yang tidak setia kepada negara atau teman sendiri. “

Yudas selalu disebut pengk...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Selasa, 28 Oktober 2014 09:11:31


2 Timotius 3 : 1 - 5
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

10. TIDAK MAU BERDAMAI ασπονδοι - aspondoi
“tidak mau diajak perjanjian damai / bersikap kepala batu”

Kepahitan menguasai hidup manusia diakhir zaman Wahyu 8 : 10 – 11
“Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Selasa, 28 Oktober 2014 09:11:24


2 Timotius 3 : 1 - 5
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

6. BERONTAK KEPADA ORANG TUA - γονευσιν απειθεις – goneusin apeitheis
“Tidak patuh, tidak menurut, durhaka”

Dalam 10 hukum Taurat yang ke 5 Kel 20 : 12 “Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.”
Bah...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Selasa, 28 Oktober 2014 09:09:49


2 Timotius 3 : 1 - 5
1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

1. MENCINTAI DIRINYA SENDIRI / EGOIS ( φιλαυτοι – philautoi )
Diakhir zaman karena Kedurhakaan meningkat maka kasih menjadi Tawar
Matius 24 : 12 “Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.”
Akibatnya manusia tidak lagi menjadikan Allah sebagai obyek kasih yang utama Matius 22 ...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Selasa, 28 Oktober 2014 09:09:43


YESAYA 60 : 1 – 2
“ Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.”

Di akhir zaman dunia akan mengalami 2 keadaan yang sangat kontras yaitu :
- Dunia akan berada dalam kegelapan/kekelaman
- Gereja Tuhan akan memancarkan Terang Tuhan.
Keadaan-keadaan demikianlah yang disebut Paulus masa yang sukar. Dalam bahasa Yunani kata sifat “χαλεπος - khalepos” pada dasarnya berarti 'sukar' atau 'berat', yang dalamnya terkandung pengertian 'berat untuk dipikul' (kesakitan fisik atau mental), atau juga 'berat untuk dihadapi, ganas, berbahaya', 'penuh ancaman'. Dalam bahasa Yunani klasik kata itu dipakai untuk “binatang buas yang berbahaya dan untuk laut yang sedang mengamuk.” Hanya satu kali lagi saja kata itu dipakai dalam Perjanjian Baru (PB), yaitu dalam cerita tentang orang Gadara, yang d...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Selasa, 28 Oktober 2014 09:09:34

Galatia 5 : 25 "Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,"

"stoicheo", kata ini berarti berjalan (walk) seiring seperti orang berbaris (to march in-military); memilih jalur (to range in regular line), menetapkan langkah (keep step). Dipimpin roh dalam kontek ini berarti "berjalan seirama".
Lengkapnya Galatia 5:25 terjemahan aslinya tertulis: ei zomen pneumati, pneumati kai stoikomen yang dapat diterjemahkan: if we live in the spirit let us also walk in the spirit. Dalam terjemahan Revised Standard Version diterjemahkan: if we live by the spirit, let us also walk by spirit. Alkitab terjemahan lama lebih menterjemahkan: Jikalau kita hidup oleh sebab Roh itu, biarlah juga kita berjalan dalam menurut Roh itu. Adapun Alkitab terjemahan baru tertulis: jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh. Perbedaan keduanya adalah Alkitab Terjemahan Lama menerjemahkan “berjalan menurut Roh”, Alkitab Terjemahan Baru menerjemahkan “dipimpin oleh Roh”. Terjemahan New International Version, Galatia 5:25 tertulis: sin...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 8 Oktober 2014 05:39:19

Sebelum upacara pernikahan, seorang pria dan seorang wanita berada di bawah otoritas orang tua atau walinya. Setelah upacara pernikahan, seorang pria sebagai suami diperintahkan untuk memiliki otoritas yang lain atas seorang wanita, yaitu istrinya sendiri. Rasul Paulus mengingatkan, “Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah” (1 Korintus 11:3).
Jadi, pertama-tama suami harus tunduk kepada Kristus karena kepala dari pria adalah Kristus. Kemudian, sebagaimana suami tunduk kepada Kristus demikian juga hendaknya istri tunduk kepada suaminya, dan mengizinkan suami bertanggung jawab bagi dirinya.
Selanjutnya, rasul Paulus dalam Efesus 5:22-25 menjelaskan bentuk relasi suami dan istri, “Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.
...  Baca selengkapnya

Ditulis oleh: Administrator pada Rabu, 8 Oktober 2014 05:36:43

Keluarga bahagia bukan keluarga yang tanpa masalah tetapi keluarga yang dapat menyelesaikan masalah berdasarkan prinsip firman Tuhan. Karena itu, suami dan istri serta seluruh anggota keluarga harus berpusat pada Allah (theocentric family) dan menjadikan firman Tuhan (Alkitab) sebagai prinsip utama dalam mengatur dan menjalankan rumah tangga (bible oriented family).
Jika suami dan istri, serta semua anggota keluarga taat kepada Kristus dan menjalankan prinsip firman Tuhan, maka hasilnya Tuhan akan menganugerahkan kebahagiaan sejati (Bandingkan 2 Timotius 3:14-17).
Setiap keputusan dan tindakan yang diambil bukan merupakan keputusan emosional tetapi berdasarkan pertimbangan yang cukup berdasarkan kebenaran firman Tuhan. Mengapa demikian? Karena pikiran kita berperan penting dalam menentukan apa yang benar. Manusia merasa dan berpikir, karena Allah merancangnya demikian.
Perasaan atau emosi kita diekspresikan dalam sukacita, kemarahan, penyesalan, dan perasaan-perasaan lainnya. Emosi merupakan sesuatu yang baik, kita marah terhadap kejahatan, kita sedih terhadap kemiskinan dan penderitaan, serta lain s...  Baca selengkapnya

Data 21 s/d 30 dari 142     
3